zmedia

Asnawi Mangkualam Terlibat Skandal, Klub Terancam Dihukum Berat

Bola sepak Thailand kembali mendapat kritikan karena salah satu klub terkenalnya terlibat dalam kasus pelanggaran aturan liga.

Bola voli Thailand terus menghadapi masa-masa berat pada akhir tahun 2025.

Hanya beberapa hari setelah kekalahan menyakitkan melawan Vietnam di final SEA Games 2025, sebuah klub besar Liga Thailand, yaitu Port FC, secara tak terduga terlibat dalam skandal yang melibatkan pelanggaran aturan kompetisi, yang memicu sorotan di negara tersebut.

Secara khusus, Port FC telah secara resmi mengucapkan permintaan maaf kepada para penggemarnya.

Pihak klub bersedia menerima segala hukuman yang diberikan oleh komite disiplin, setelah mengakui kesalahan berat terkait penggunaan pemain asing yang melebihi batas yang diizinkan.

Peristiwa itu terjadi saat kemenangan 2-0 mereka atas True Bangkok United dalam babak 32 besar Piala FA Thailand 2025/2026.

Sebagai informasi, Port FC dan Bangkok United adalah klub yang diisi oleh pemain-pemain dari Tim Nasional Indonesia.

Asnawi Mangkualam berlaga di Port FC, sementara Pratama Arhan bermain untuk Bangkok United.

Laga antara Port FC dan Bangkok United dihelat di Stadion PAT pada malam 21 Desember menurut waktu setempat.

Sesuai dengan ketentuan panitia penyelenggara Piala FA, jika dua klub dari liga yang sama bertemu, jumlah pemain asing yang diizinkan harus sesuai dengan aturan Liga Thailand.

Secara khusus, setiap tim hanya diperbolehkan mengirimkan maksimal 7 pemain asing, termasuk 5 pemain asing dari negara apa pun dan 2 pemain dari negara-negara ASEAN.

Namun, sejak menit ke-79 dan seterusnya, Port FC melakukan kesalahan dengan memasukkan beberapa pemain asing yang melanggar aturan.

Meskipun hasil pertandingan adalah kemenangan 2-0 bagi Port FC, kesalahan administratif ini berpotensi mengakibatkan sanksi yang serius bagi tim, termasuk kemungkinan dikeluarkan dari kompetisi sesuai peraturan.

Dalam pernyataan resmi, pihak klub mengucapkan permintaan maaf kepada para penggemarnya.

"Klub Port FC memohon maaf kepada para penggemar dan (siap) menerima sanksi setelah mengirim pemain asing melebihi batas yang ditentukan," demikian pernyataan resmi klub.

FC Port mengakui terdapat kesalahan dalam mengirimkan pemain asing ke lapangan melebihi batas yang ditentukan dan menerima sanksi dari panitia disiplin setelah tampil baik di lapangan.

Mereka berhasil mengalahkan Bangkok dengan skor 2-0 dalam babak 32 besar Piala FA di Stadion Pat pada malam tanggal 21 Desember 2017.

Manajer, pelatih, serta tim lapangan klub Port FC meminta maaf kepada seluruh penggemar sepak bola terkait kejadian yang telah terjadi.

Ini merupakan kerusakan yang besar dan tidak terduga bagi klub, serta berpengaruh pada tujuan dan keberhasilan klub.

Pada musim 2025/2026, klub akan melakukan perbaikan dengan cermat dan teliti agar kejadian serupa tidak terulang.

Kasus ini semakin merusak reputasi sepak bola Thailand, terutama setelah mereka tidak mampu meraih medali emas setelah kalah mengejutkan dari Vietnam di final SEA Games 2025.

Kontroversi yang terus berlangsung, mulai dari isu di lapangan hingga pengelolaan, memunculkan pertanyaan mendalam mengenai kestabilan dan profesionalisme sepak bola Thailand saat ini.

Menarik untuk ditunggu, bagaimana nasib Port FC setelah terlibat dalam kasus tersebut, apakah akan dihapuskan dari kompetisi?

Posting Komentar untuk "Asnawi Mangkualam Terlibat Skandal, Klub Terancam Dihukum Berat"